Mahasiswa mengikuti Kompetisi Satria Data melalui analisis Prediksi Tiga Komoditas Ekspor Indonesia dalam Lima Tahun ke Depan

Mahasiswa mengikuti Kompetisi Satria Data melalui analisis Prediksi Tiga Komoditas Ekspor Indonesia dalam Lima Tahun ke Depan

Salah satu tim mahasiswa Jurusan Statistika mengikuti kompetisi Satria Data 2021 jenis Statistics Infrographic Competition (SIC). Judul yang diambil adalah Prediksi Tiga Komoditas Ekspor Indonesia dalam Lima Tahun ke Depan. Tim penulis adalah Devi Octavianis Hasibuan (191061020), Guntur Ayoma Lindharta M (191061013), dan Sinta Widarti (201067007), dengan dosen pembimbing Rokhana Dwi Bekti, S.Si, M.Si

Pemilihan judul dilatarbelakangi oleh perkembangan perekonomian suatu negara saat ini tidak dapat terlepas dari kondisi perekonomian dunia. Hubungan ekonomi antar negara menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi masing-masing negara. Kondisi ini menyebabkan daya saing antar negara agar memperoleh manfaat dari semakin terbukanya perekonomian dunia.

Ekspor merupakan program yang dapat membuka pasar baru di luar negeri sebagai perluasan pasar domestik, menumbuhkan investasi dan menambah devisa suatu negara. Di Indonesia sendiri sudah melakukan ekspor untuk mendukung perekonomian nasional. Komoditas yang diekspor Indonesia dapat berupa migas dan non migas.

Infografis ini menggunakan data ekspor Indonesia ke lima negara di ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) yaitu Malaysia, Thailand, Philipina, Brunei Darussalam, dan Singapura. Komoditas ekspor yang dipilih yaitu ikan, daging sapi segar dan beras pada tahun 2001 hingga 2020. Data merupakan data sekunder yang bersumber dari UN Comtrade Database (tautan URL https://comtrade.un.org/data/).

Pada analisis dengan metode ARIMA(1,0,1) diketahui nilai prediksi ekspor komoditas ikan Indonesia ke Malaysia pada tahun 2021-2025 berturut-turut sebesar 301243,1; 675514,3; 772686,3; 797915,0; dan 804465,2. Gambar berikut menunjukkan grafik peramalan ekspor komoditas ikan dari Indonesia ke Malaysia. Dari hasil prediksi tersebut, maka Indonesia perlu memperbanyak ekspor komoditas ikan untuk menambah devisa negara sebagai wujud pemulihan perekonomian nasional.

Plot Peramalan ARIMA (1,0,1)